Waduh! Imam Gay Australia Upayakan Masjid Ramah Kaum LGBT, Tanda Akhir Zaman?

Posted on

Lahiya – Usai sebelumnya membuat dunia geger mendengar pengakuan penyimpangan yang dirasakannya, Imam Australia kembali mengeluarkan pengumuman lain yang tak kalah menghebohkan. Ia kini memperjuangkan berdirinya masjid pertama untuk para kaum LGBT di Negeri Kanguru tersebut.

Nur Warsame adalah pemuka agama Islam asal Australia satu-satunya yang pada tahun 2010 silam secara terbuka mengaku gay. Usai pengakuannya, kepengurusan masjid memutus hubungan dengannya, meski ia memiliki kemampuan langka sebagai seorang hafiz, seperti diwartakan Republika.co.id.

Menurutnya kalangan LGBT beragama Islam harus berhadapan dengan kesengsaraan tinggi, di mana mereka tidak mendapatkan layanan pendukung atau tempat aman. Nantinya rumah ibadah tersebut akan difungsikan sebagai rumah aman (safe house) sekaligus pusat konseling.

Usai putusnya hubungan kepengurusan masjid dengannya, ia pun memilih menjadi advokat yang semakin gencar menyuarakan hak-hak LGBT Muslim di Australia. Pria ini bahkan tak mempedulikan bahwa aksinya tersebut membuat ancaman pembunuhan terhadap dirinya semakin meningkat.

Baca Juga: Viral! Jeremy Teti Setuju Pernikahan Sejenis, Jawaban Ustadz Somad di YouTube ‘Jleb’ Banget

“Anda berbicara tentang sebuah ideologi yang percaya tobat Anda harus dijauhkan dari identitas gay,” demikian penjelasan lugas dari seorang Nur Warsame, seperti yang dikutip dari laman Republika.co.id, Rabu (10/1/2018).

Dirinya mengaku mendapatkan bantuan harian yang datang dari kelompok muda Muslim yang tengah berjuang keras dan bahkan tak jarang mendapatkan bentuk-bentuk perlawanan keras dari pihak keluarga serta masyarakat di lingkungan sekitar.

“Salah satu hal terpenting yang dibutuhkan kaum muda kami adalah perumahan yang aman dan terjangkau. Agar anak muda dapat bertransisi dengan aman, mereka tak bisa berada di lingkungan yang menyebabkan mereka trauma,” tambahnya.

Baca Juga: Gempar! Viral Video Pernikahan Sesama Jenis a la Saudi, Polisi Kerajaan Ciduk Para Pelaku

Ia saat ini tengah terlibat dalam pembicaraan dengan para dermawan dalam perjuangan mendapatkan bangunan di dalam kota Melbourne. Imam Nur Warsame bahkan menjalin kerja sama dengan Kepolisian Victoria untuk menjamin masjid dan rumah aman berada di lingkungan yang aman.

“Di dalam, lingkaran itu terlihat seperti mihrab, tempat di mana Imam berdiri untuk sholat. Itu terpusat, itu sangat dekat dengan banyak layanan yang saya rekomendasikan ke orang: Klinik Pasar Prahran, yang merupakan pusat medis bagi orang-orang LGBT, rumah sakit begitu dekat, kantor polisi juga berada di ujung jalan,” tuturnya.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan