Wanita ini Cuma Minta Air Putih untuk Bayinya, Tapi Pelayan Resto Gak Ngasih. Akhirnya? Bikin Nyesel!

Posted on

Seorang ibu muda hari itu tengah menggedong bayiinya menuju sebuah resto makanan. Awalnya ia ingin membeli minuman buat bayinya yang tengah kehausan. Namun ketika telah masuk kedalam resto , ia melihat resto itu penuh dengan minuman dingin seperti coke, sprite dan minuman dingin lainnya. Dimana minuman seperti ini tidak baik untuk bayi.

Lalu ia kebembali melihat sekeliling resto lalu menemukan sebuah water fountain (air mancur untuk minum) yang berisi air murni dan cocok untuk bayi.

Lalu ia menghampiri pelayan resto, “Selamat pagi, apa boleh saya minta segelas air putih?”
Pelayan memandangnya sejenak sambil berkata, “Mana gelasnya?”
Mama muda itu tertegun dan dengan cepat berkata, “Maaf, saya tidak punya gelas.”
“Tidak bisa kalau begitu,” kata si pelayan singkat.
”Tolonglah Nona, apa tidak boleh menggunakan gelas resto? Jangan khawatir aku bayar.”
Mama muda itu terus memohon, “Bayi ini benar-benar haus nona.”
“Kamu beli minuman saja,” kata si pelayan dengan nada ketus.
“Tapi bayi tidak boleh minum softdrink, tolonglah berikan aku segelas air putih saja,” kata mama muda dengan suara sedikit bergetar.

Kali ini, pelayan tidak menggubrisnya, dan berpaling, melayani pelanggan berikutnya. Pada hari itu, sesampainya di rumah, dan ketika sedang ngobrol dengan tetangganya, mama muda itu sedikit bercerita tentang hal yang dialaminya pagi itu.

Setelah mendengar peristiwa yang dialaminya, tetangganya tampak marah, “Keterlaluan resto itu, mulai hari ini aku tidak akan ke resto itu lagi.”
“Ya, aku juga, tidak akan ke sana lagi,” kata yang lain.

Usai ngobrol, mereka pun pulang ke rumah masing-masing. Tetangga si mama muda adalah seorang guru SMU. Dan kebetulan sekolah tempat mengajarnya tepat berada di samping resto makanan cepat saji itu. Keesokannya usai pulang kerja, tetangga dan rekan-rekannya pun berbincang-bincang tentang pengalaman yang dialaminya.

Dan setelah mendengar kejadian itu, mereka pun merasa geram, “Keterlaluan sekali, masa segelas air minum saja gak dikasih. Resto seperti ini lebih baik bangkrut.”
”Ya, benar! Benar tuh! Sumpahin bangkrut aja,” timpal yang lain.

Dan saat berbincang-bincang dengan siswa, para guru pun menyinggung kejadian itu, kemudian berpesan, “Sebaiknya kalian jangan terlalu sering nongkrong (makan) di sana.” 

Para siswa pun membicarakan hal itu usai pulang sekolah, dan diakhir cerita mereka mengatakan, “Guru kita berpesan jangan terlalu sering nongkrong di resto itu lagi.”

Seperti biasa, resto makanan cepat saji itu selalu buka setiap pagi, siap menyambut kedatangan tamu-tamunya. Hanya saja, tak ada yang tahu secara pasti, dan entah sejak kapan resto itu mulai sepi pengunjung.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan