Waspada! Menatap Komputer Terlalu Lama Bikin Buta? Ini Jawabannya

Posted on

Lahiya – Kita menatap layar komputer selama berjam-jam dalam sehari dan setelah satu minggu berlalu, barulah efeknya terasa, terutama pada mata kita.

Ketegangan mata karena terlalu lama menatap layar komputer merupakan suatu hal umum yang disebut sindrom visi komputer. Kebanyakan pengguna komputer pasti pernah menderita sindrom ini, meski pun perkiraan prevalensinya beragam. Gejalanya antara lain: pandangan kabur, sakit kepala, mata kering, mata berair, dan mata lelah dikutip dari The Verge.

Umumnya, gejala-gejala tersebut hanya sementara saja dirasakan. Jika kita berhenti menggunakan komputer selama beberapa saat, semua gejala tersebut akan menghilang dengan sendirinya. Gejala-gejala di atas biasanya akan muncul setelah dua jam pemakaian komputer. Masalahnya, kebanyakan orang saat ini menatap layar komputer lebih dari dua jam sehingga mereka rentan terkena sindrom ini.

Mata bekerja lebih keras saat menatap layar komputer dibandingkan saat membaca tulisan pada kertas. Hal ini dikarenakan kita tidak banyak berkedip saat menatap layar komputer daripada ketika membaca tulisan pada kertas.

Menurut the University of Iowa, jumlah kedipan kita menurun sebanyak sepertiga dari biasanya saat membaca pada layar komputer sehingga membuat mata kita kering. American Optometric Association menambahkan bahwa kontras antar karakter pada layar komputer tidak sekuat yang ada pada buku, serta huruf-huruf yang tertera pun juga kurang tepat ukurannya.

Semua hal itu membuat mata bekerja lebih keras hingga mudah lelah. Menatap layar komputer pada sudut yang tidak sesuai dengan yang sudah ditentukan pun akan memperburuk ketidaknyamanan pada mata. Idealnya, kita menatap layar agak ke bawah—pada sudut 15 sampai 20 derajat—dan jaraknya sekitar 20 sampai 28 inci dari mata.

Saat menggunakan komputer, sebaiknya kita beristirahat sejenak tiap beberapa waktu. Misalnya tiap 20 menit kita menatap layar komputer, luangkan 20 detik untuk menatap apa pun yang berjarak 20 kaki dari tempat kita saat itu—para ahli mata menyebut teknik ini sebagai aturan 20-20-20.

Setelah menggunakan komputer selama dua jam, luangkan waktu 15 menit untuk mengalihkan pandangan ke arah lain untuk mengistirahatkan mata.

Bagi beberapa orang yang tidak biasa menggunakan kacamata, penggunaan kacamata khusus untuk komputer akan sangat membantu. Kacamata ini mengurangi kesilauan dan meningkatkan kontras sehingga mata kita tidak perlu bekerja keras ketika kita menatap layar komputer atau pun layar ponsel pintar.

Bekerja dengan menggunakan komputer juga akan terasa berat seiring bertambahnya usia dan berkurangnya fleksibilitas mata. Terlebih lagi bagi para pengguna lensa kontak. Saat menatap layar komputer terlalu lama, mata mereka akan semakin kering dan pandangan mereka semakin kabur karena pemakaian lensa kontak sendiri sudah membuat mereka jarang berkedip.

Untuk menghindari gejala sindrom, lebih baik gunakan kacamata saat mengoperasikan komputer daripada menggunakan lensa kontak. Juga, gunakan tetes mata yang aman agar mata tidak kering.

Jika mata kalian terasa luar biasa tidak nyaman setelah seharian menatap layar komputer, sebaiknya segera hubungi dokter mata terdekat. Banyak orang di luar sana yang tidak menyadari perubahan pada daya pandang mereka. Orang-orang seperti itu lebih mudah menderita ketegangan mata.

Namun, meski pun membuat mata tidak nyaman, tapi menatap layar komputer terlalu lama  tidak akan membuat mata buta. Walau pun begitu, tetap saja kita harus menyayangi mata kita.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan