Home Kuliner Wisata kuliner Yogyakarta ala AADC2

Wisata kuliner Yogyakarta ala AADC2

SHARE

Film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2) tidak cuma menyuguhkan cerita pertemuan dua sejoli yang terpisah 14 th. lamanya dengan latar belakang kota Yogjakarta.

Dibalik pemutarannya, terdapat beberapa pesan yang di sampaikan. Dari mulai pesan mengenai cerita cinta, sampai pesan wisata serta kuliner di Yogyakarta.

Benar-benar nyaris 80 % latar film di ambil di daerah Yogyakarta serta Magelang, Jawa Tengah. Pasti, sebagai daerah wisata, Yogyakarta mempunyai keuntungan sendiri. Umpamanya, tayangnya film ini, seperti ditulis Liputan6, dapat memancing kunjungan wisata ke Gereja Ayam. Diluar itu, pengunjung salah satu cafe didalam film, Sellie Coffee, bertambah 50 %.

Sellie Coffe

Seperti disebutkan Eko, pengelola cafe Sellie Coffee, menyebutkan kalau film AADC 2 berikan barokah. Lantaran dijadikan tempat syuting film percintaan Cinta serta Rangga ini, pengunjung Sellie Coffee naik 50 % dibanding sebelumnya tayangnya film AADC 2.

Ya, Sellie Coffee adalah satu diantara tempat syuting film AADC 2 yang berlatar belakangkuliner sebagai tempat yang menceritakan pertemuan Rangga serta Cinta.

Di Sellie Cofffe berikut, Cinta mengungkap kekecewaan pada Rangga dengan melemparkan kalimat, ” Apa yang kamu lakukan itu jahat. ”

Tidak pelak, Sellie Coffee juga saat ini di kenal sebagai kedai kopi dengan dengan nama Kafe Rangga Jahat.

Kafe yang tidak terlampau besar serta tidak mencolok dibanding kadai kopi yang lain ini mempunyai design interior tempo dahulu.

Dan Sellie Coffie, memanglah kafe khusus kopi. Jadi disini Anda cuma dapat ngopi.

loading...

Melansir MerahPutih, lantaran bermula dari niatan sebagai tempat ekspresi seni, Sellie Coffee tawarkan banyak rancangan tema ruangan setiap edisinya.

” Kita nggak ingin disebut kafe. Cuma, lebih tepatnya, tempat kumpul aja. Orang kumpul kesini itu lebih banyak menyelesaikan tugas, karena ada wifi gratis. Apalagi, latar belakangnya dulu kita ada untuk sebatas geleri seni, ” kata Eko, pengelola harian Sellie Coffee.

Disini pengunjung dapat nikmati beragam kopi nusantara. Dari Aceh sampai Papua. Tak ada makanan berat tersedia ditempat ini. Cuma ada kudapan singkong goreng sambal bawang. Harga kopinya juga murah. Dari mulai Rp12. 000 sampai beberapa puluh ribu

Tempat kuliner lain yang juga jadi tempat syuting AADC 2, yaitu restoran Bu Ageng. Restoran yang terdapat di Jalan Tirtodipuran, No 13, Yogyakarta ini menghidangkan masakan dari resep turun temurun punya keluarga seniman Butet Kertaradjasa.

Ditulis Kompas, warung ini adalah warung milik seniman populer di Tanah Air, Butet Kertarejasa. Warung yang didirikan mulai sejak th. 2011 ini tawarkan menu-menu tradisional. Menu tradisional utamanya adalah menu khas Yogyakarta. Tetapi, sebagian menu tradisional diluar Yogyakarta juga di tawarkan disini.

Menu-menu tersebut di antaranya sambal Kutai, nasi pecel, bubur jagung, sangga buwana, dele Jepun, es kopyor duren, serta es cincau. Ada pula nasi campur baceman kambing, lidah ala semur, paru ketumbar, ayam suwiran, terik daging, lele njingkrung.

Design warung juga cukup unik. Style atau desainnya ala limasan (atap limas) khas Yogyakarta. Sebagian pojok dindingnya juga dihiasi gambar-gambar seniman handal. Salah satunya Umar Kayam serta pelukis populer asal Bali yang besar di Yogyakarta, Affandi. Di sebagian sudutnya dipermak dengan tanaman-tanaman hias. Bikin situasi seperti ada di dalam kampung.

Satu tempat menarik yang juga jadi tempat syuting yaitu Klinik kopi. Klinik kopi popular lantaran khas sajian kopi tanpa ada gula. Sebab, menurut sang pemilik, Pepeng, tak semuanya kopi pahit.

Seandainya diolah dengan pas, kopi bisa menyebabkan rasa manis. Tidak cuma itu, daya tarik yang lain dari cafe spesial kopi Arabica ini adalah narasi mengenai kopinya dari sang pemilik, hingga pengunjung mengerti bagaimana kopi itu sebenarnya. Bukanlah sekedar hanya narasi kopi serta pertaniannya, tetapi juga bagaimana sistem kopi yang pas.

Kompas menulis, menurut Pepang kopi tanda narasi, cuma air berwarna hitam. Itulah kenapa pengunjung yang singgah ke Klinik Kopinya Pepeng tidak cuma nikmati secangkir kopi. Namun juga tamu di ajak lihat langsung sistem kopi diracik serta di ajak terlibat perbincangan mengenai kopi.

” Konsepnya seperti klinik. Saya bukan barista, saya story teller tentang kopi. Orang datang kesini bertanya, kamu mau kopi apa. Saya ajak cerita, ini kopi dari tempat mana, roasting-nya bagaimana, efek ke tubuhnya seperti apa. Bukan orang yang datang, pesen dua gelas, selesai lantas pergi. Namun saat orang pulang dari sini, mereka bisa pemahaman mengenai kopi, ” katanya

Jadi saat singgah ke Klinik Kopi, Anda bakal memperoleh pemahaman mengenai fase-fase yang dilalui kopi sebelumnya pada akhirnya tersaji. Fase itu yaitu fase pasca panen, pemanggangan dengan kata lain roasting, serta fase peracikan atau brewing.

Bu Ageng

panduanwisata.id

Restoran yang terdapat di Jalan Tirtodipuran, No 13, Yogyakarta ini menghidangkan masakan dari resep keluarga turun temurun. Ditulis terdaftar di menu sekitar pada Rp8 ribu sampai Rp40 beberapa ribu saja.

Warung Bu Ageng berdiri di tanah seluas 400 mtr.. Design warung cukup unik, didesain oleh arsitek Eko Prawoto dengan limasan khas Yogyakarta.

Sebagian pojok dinding dihiasi gambar-gambar seniman andal. Salah satunya Umar Kayam serta pelukis populer asal Bali yang besar di Yogyakarta, Affandi.

Klinik Kopi

Screenshot_116

Klinik kopi popular lantaran menghidangkan kopi tanpa ada gula. Sebab, menurut sang yang memiliki, Pepeng, tak semuanya kopi pahit.

Seandainya diolah dengan pas, kopi bisa menyebabkan rasa manis. Tidak cuma itu, daya tarik yang lain dari kafe spesial kopi Arabika ini adalah narasi mengenai kopi.

Kompas melansir Pepeng yang menyampaikan, kopi tanpa ada cerita, cuma air berwarna hitam. Tersebut kenapa pengunjung yang singgah ke kedai Pepeng tidak sekedar hanya nikmati secangkir kopi.

Sang pemilik miliki misi supaya pengunjung mengerti kopi sebenarnya. Bukanlah sekedar hanya narasi kopi serta pertaniannya, tetapi juga bagaimana mengolah kopi yang pas.

SHARE

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan